Mencegah dan Mengatasi Sink atau Wastafel Mampet

Sering mampetnya air pada sink (tempat cuci piring) atau wastafel lebih disebabkan oleh banyaknya kotoran dan lemak dari sisa makanan yang langsung masuk ke saluaran pembuangan tanpa adanya penyaringan. Titik mampet biasanya terjadi pada daerah tikungan pipa pembuangannya dan di titik inilah kotoran atau lemak menggumpal sering ditemukan. Sementara itu, ukuran pipa pembuangan yang kecil semakin menambah mampetnya saluran pembuangan.

Sebelum sink Anda mampet, ada beberapa tips untuk mencegah terjadinya penyumbatan sink atau wastafel yaitu:

  • Selalu menggunakan saringan yang tersedia untuk sink/wastafel, agar kotoran berukuran besar yang masuk ke saluran pembuangan dapat dicegah. Bila lubang saringan masih terlalu besar, tambahkan kawat nyamuk parabola untuk memblok kotoran yang lebih kecil.
  • Saringan atau kawat nyamuk tidak akan bisa mencegah lemak sisa makanan masuk ke pipa pembuangan. Untuk itu, sisa makanan yang berlemak sebisa mungkin dibuang ke tempat sampah sebelum dibersihkan dengan sabun.
  • Pemberian bak kontrol pada lokasi antara pipa pembuangan dari sink/wastafel dengan pipa induk (lihat gambar di bawah). Bak kontrol ini diletakkan di bawah keramik/lantai. Dengan adanya bak kontrol tersebut diharapkan kotoran dapat tertampung pada bak kontrol, sedangkan air kotor terbuang melalui saluran induk. Selanjutnya kotoran pada bak kontrol tersebut tinggal dibersihkan secara berkala. Ukuran bak kontrol tidak perlu besar namun cukup seukuran keramik lantai. Keramik di atas bak kontrol tidak perlu diberi adukan semen sehingga mudah untuk dibuka atau ditutup.

Bila sink/wastafel sudah mampet, apa yang perlu dilakukan?

  • Anda bisa menggunakan obat anti sumbat yang banyak tersedia di pasaran seperti Raja Anti Sumbat yang menggunakan asam pekat untuk melarutkan kotoran yang tersumbat. Namun harap berhati-hati menggunakannya dan selalu gunakan sarung tangan dan kaca mata karena asam pekat sangat korosif dan menyebabkan iritasi pada kulit dan asap yang dihasilkan dari penghancuran kotoran akan menyebabkan iritasi pada mata.
  • Cara lainnya adalah dengan menggunakan secangkir soda api dan secangkir garam pada mulut sink atau wastafel lalu siram dengan seember air panas. Biarkan selama beberapa jam kemudian baru sink/wastafel bisa dipergunakan.

Sumber foto dan tulisan: Mengatasi Kerusakan Rumah Tanpa Tukang, Danang Kusjuliadi, 2007, Griya Kreasi.

Tagged: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: