Bahan Material Lantai (Bagian Kedua: Marmer)

Marmer

Marmer merupakan batuan alami yang terbentuk melalui tekanan dan panas. Batuan sedimen atau batu kapur, yang terutama mengandung kalsium tinggi,  bila diberi panas dan tekanan yang cukup akan berubah menjadi marmer. Marmer biasanya ditambang dalam potongan besar kemudian dipotong menjadi lempengan, blok ataupun ubin. Potongan ini kemudian diasah sampai rata dan dipoles hingga mengkilap.

Marmer sudah dipergunakan sebagai lantai rumah di berbagai belahan dunia selama berabad-abad.  Untuk mengetahui apakah lantai marmer cocok dipergunakan untuk rumah Anda, pastikan anda mempertimbangkan karakteristiknya. Marmer memang menimbulkan kesan indah dan mewah, tetapi membutuhkan biaya perawatan yang tinggi dan cukup sulit pemasangannya.

Marmer dapat tersedia dalam lempengan yang belum dipotong atau ukuran jadi dari ukuran mosaik hingga 60cm. Anda bisa meminta potongan ukuran yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Harga marmer yang mahal membuat material penutup lantai ini hanya ditemukan pada rumah-rumah mewah. Selain harganya yang mahal, marmer juga membutuhkan perawatan lebih. Disebabkan lantai marmer memiliki pori-pori sehingga jika terkena noda akan sulit dihilangkan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam merawat marmer adalah:

  • Pastikan lantai marmer selalu dalam keadaan kering. Bila marmer terkena tumpahan minuman atau cairan seperti susu, tinta, kopi atau bahan kimia lain, harap segera dilap sebelum noda tersebut mengering.
  • Gunakan pembersih lantai yang lembut dengan pH netral. Hindari penggunaan pembersih lantai yang terlalu keras karena zat kimianya dapat mengurangi kilap marmer.
  • Bersihkan dan lap lantai secara teratur untuk mengurangi debu kasar yang dapat menggores mamer.
  • Lindungi ruang masuk lantai dengan keset untuk mengurangi debu yang masuk.
  • Hindari penggunaan marmer di daerah terbuka yang sering terkena hujan atau panas karena garam dan zat kimia yang terkandung dalam hujan akan mengurangi kilap marmer.
  • Lapisi lantai marmer dengan lapisan pelindung minimal dua kali setahun untuk melindunginya dari noda.

Lantai marmer cocok digunakan untuk rumah bergaya mediterania atau rumah modern karena akan menambah kesan elegan dan menawan. Marmer akan pas dipasang di ruang tamu, ruang keluarga atau ruang makan. Bila hendak dipasang di daerah yang sering terkena basah atau noda seperti kamar mandi atau dapur, marmer harap dilapisi pelindung agar perawatannya menjadi lebih mudah.

Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan marmer sebagai bahan penutup lantai menurut Yanto Irawan, ST, et. al dalam buku Panduan Praktis Menghitung Biaya Membangun Rumah (Kawan Pustaka, 2012).

Kelebihan:

  1. Bahan alami marmer memberikan motif yang beragam dan tidak sama pada setiap potongannya.
  2. Memberikan kesan mewah.
  3. Daya tahan terhadap beban relatif tinggi sehingga lebih tahan lama.

Kekurangan:

  1. Harganya relatif mahal.
  2. Proses pemasangannya membutuhkan keahlian khusus dan memakan waktu.
  3. Memberikan kesan “dingin” pada ruangan.
  4. Memiliki pori-pori sehingga noda susah dihilangkan jika tidak diberi lapisan pelindung.
  5. Akan membekas jika tergores.

 

 

 

Tagged: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: