Info Produk: AM 50

AM-50

Pernahkan anda mengalami nat keramik anda bernoda hitam, terutama pada area yang lembab dan basah? Salah satu penyebab noda hitam tersebut adalah jamur yang tumbuh pada permukaan nat keramik anda. Nat keramik yang lembab merupakan tempat yang ideal untuk berkembangnya jamur seperti black mold (Aspergillus Niger).

Selain sulit dibersihkan dan mengurangi estetika, tumbuhnya jamur ini juga mengakibatkan area tersebut menjadi tidak higienis dan tanpa disadari menjadi sumber penyakit dan bau tidak sedap.

AM 50 dengan MICROBAN® dapat mengatasi masalah tumbuhnya jamur (black mold) sehingga memberikan perlindungan secara terus menerus dan tidak akan hilang walaupun sering dibersihkan.

AM 50 juga memiliki warna yang tahan terhadap sinar UV, halus dan sangat tepat digunakan pada area terpendam, basah, lembab maupun kering. Diperkuat dengan POLYMERIC BINDER™, sehingga menghasilkan pengisi nat yang memiliki daya rekat kuat dan tidak retak.

KEUNTUNGAN MEMAKAI AM 50

  1. Higienis. Mengandung MICROBAN®  untuk mencegah pertumbuhan jamur.
  2. Fleksibel. Mampu mengikuti muai susut keramik sehingga tidak retak.
  3. Daya rekat tinggi. Tidak mudah retak karena mengandung POLYMERIC BINDER™.
  4. Tahan sinar UV. Membuat warna tahan lama dan tidak pudar.
  5. Halus. Dapat digunakan untuk mengisi celah nat antara 1-4mm.
  6. Homogen. Proses pencampuran yang sempurna, sehingga menghasilkan warna yang homogen dan konsisten.
  7. Praktis. Siap pakai, cukup dicampur dengan air atau AM 54 – Cairan penguat pengisi nat dan siap untuk diaplikasikan.
  8. Beraneka ragam pilihan warna. Cocok digunakan untuk semua jenis warna dan corak keramik.

CARA PENGGUNAAN

TAHAP PERSIAPAN

  1. Sebaiknya aplikasi pengisi nat dilakukan setelah semen atau mortar perekat keramik mengeras, sesuai dengan petunjuk produk masing-masing (minimal 24 jam).
  2. Semen atau mortar perekat keramik yang berlebihan di celah nat harus dibersihkan.
  3. Pastikan celah nat bersih dan tidak berdebu.
  4. Lembabkan celah nat dengan spon atau kain basah sebelum aplikasi (terutama untuk keramik yang porous atau kondisi lapangan yang panas).

TAHAP PENCAMPURAN

  1. Rasio pencampuran menurut berat (330 ml air/1 kg AM 50) atau volume (1 bagian air/ 2,5 bagian bubuk). Komposisi air yang berlebihan dapat membuat nat menjadi rapuh.
  2. Tuangkan bubuk AM 50 sedikit demi sedikit ke dalam wadah pencampuran yang sudah terisi air bersih.
  3. Aduk hingga rata dan berbentuk pasta.
  4. Diamkan selama 5 menit agar polimer bereaksi dengan sempurna.
  5. Disarankan untuk membuat adukan secukupnya agar setiap adukan habis terpakai dalam waktu 60 menit.

TAHAP APLIKASI

  1. Ulangi pengadukan sebelum aplikasi.
  2. Isilah celah nat menggunakan trowel karet dengan arah diagonal. Pastikan celah nat terisi dengan padat dan rata.
  3. Bersihkan sisa bahan pengisi nat yang terdapat pada permukaan keramik dan jangan digunakan kembali.
  4. Dalam keadaan setengah kering, tekanlah pengisi nat dengan menggunakan perata nat agar menghasilkan nat yang padat dan sempurna.
  5. Pembersihan sebaiknya dilakukan segera setelah aplikasi (10-20 menit), sebelum sisa pengisi nat mengering di permukaan keramik.
  6. Hindari pembersih ubin yang mengandung kadar asam yang tinggi.

TAHAP PENGERINGAN

  1. Lantai dapat dilalui setelah 24 jam.
  2. Untuk hasil terbaik pada area terendam (kolam dan bak air), pengisian air dapat dilakukan setelah 7 hari dari aplikasi pengisian nat).

 

Tagged: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: